Pencarian

BMKG Keluarkan Prakiraan Gelombang Sedang di Perairan Wakatobi dan Teluk Sultra, Berlaku 1-4 September 2026

Selasa, 01 September 2026 • 13:16:31 WIB
BMKG Keluarkan Prakiraan Gelombang Sedang di Perairan Wakatobi dan Teluk Sultra, Berlaku 1-4 September 2026
Nelayan diimbau menahan diri melaut saat gelombang sedang diprakirakan terjadi di perairan Wakatobi dan Teluk Sultra pada 1-4 September 2026.

BAUBAU — Nelayan dan operator kapal di Sulawesi Tenggara diminta menahan diri melaut pada awal September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kendari merilis prakiraan tinggi gelombang yang menunjukkan potensi gelombang sedang di beberapa titik perairan, berlaku 1-4 September 2026.

Rilis yang diterima RRI, Senin (31/8), menyebut pola angin umumnya bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar 2-15 knot. Kondisi ini memicu peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan.

Kapan Gelombang Sedang Terjadi?

Potensi gelombang sedang dengan ketinggian lebih dari 1,25 meter hingga 2,5 meter diprakirakan muncul secara bergiliran di tiga zona perairan:

  • Tanggal 1 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga 2 September 2026 pukul 08.00 WITA: terjadi di wilayah Teluk.
  • Tanggal 2 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga 3 September 2026 pukul 08.00 WITA: meluas ke Perairan Wakatobi bagian Timur dan Laut Banda Timur Wakatobi.
  • Tanggal 3 September 2026 pukul 08.00 WITA hingga 4 September 2026 pukul 08.00 WITA: mencakup Perairan Wakatobi dan Laut Banda Timur Wakatobi.

Imbauan untuk Nelayan dan Operator Kapal

BMKG secara khusus mengingatkan nelayan yang mengoperasikan perahu kecil agar ekstra hati-hati saat melintasi wilayah berpotensi gelombang sedang. Kapal tongkang dan kapal ferry juga diminta memperhatikan batas aman pelayaran untuk mengurangi risiko kecelakaan laut.

Masyarakat di wilayah pesisir tak luput dari peringatan. Potensi abrasi dan limpasan air laut ke daratan bisa terjadi, terutama saat bertepatan dengan pasang maksimum.

Pihak BMKG menegaskan prakiraan ini sebagai acuan utama bagi seluruh pengguna jasa kelautan dalam merencanakan aktivitas pelayaran yang lebih aman. Informasi terkini dari BMKG direkomendasikan untuk terus dipantau, mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut dapat berubah sewaktu-waktu.

Follow www.liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks