Pencarian

Bawaslu Sultra Bekali Mahasiswa UHO Kendari Literasi Digital untuk Kawal Pemilu Lawan Hoaks dan Ujaran Kebencian

Kamis, 20 Agustus 2026 • 12:26:01 WIB
Bawaslu Sultra Bekali Mahasiswa UHO Kendari Literasi Digital untuk Kawal Pemilu Lawan Hoaks dan Ujaran Kebencian
Mahasiswa Universitas Halu Oleo mengikuti kegiatan Bawaslu Campus bertajuk "Generasi Digital, Demokrasi Transparan" di Kendari, Rabu.

KENDARI — Bawaslu Sulawesi Tenggara mendorong mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) untuk aktif mengawal demokrasi digital melalui penguatan literasi kepemiluan. Anggota Bawaslu Sultra, Bahari, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran ganda sebagai konsumen sekaligus produsen konten di ruang digital.

"Mahasiswa bisa memproduksi berita baik, tetapi bisa juga berita bohong. Karena itu, literasi ini penting untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait kepemiluan, ruang pengawasan partisipatif, serta bentuk pelanggaran seperti hoaks dan ujaran kebencian," kata Bahari di Kendari, Rabu.

Ruang Pengawasan di Masa Nontahapan

Pernyataan tersebut disampaikan Bahari dalam kegiatan Bawaslu Campus bertajuk "Generasi Digital, Demokrasi Transparan" yang digelar di Kampus UHO Kendari. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari kalangan pegiat pemilu serta akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fakultas Hukum UHO.

Bahari menjelaskan, penguatan literasi ini merupakan mandat dari Pasal 102 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang mengatur peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Mahasiswa sebagai Mata dan Telinga Bawaslu

Momen nontahapan pemilu dimanfaatkan Bawaslu Sultra untuk memperkuat konektivitas dengan perguruan tinggi. Menurut Bahari, keterlibatan sivitas akademika sangat dibutuhkan untuk memastikan proses demokrasi berjalan jujur dan adil.

"Walaupun di masa nontahapan, Bawaslu secara kelembagaan meningkatkan konektivitas dengan pihak kampus agar ke depan sivitas akademika bisa menjadi mata dan telinga Badan Pengawas Pemilihan Umum pada saatnya nanti," ujarnya.

Target Perluasan ke Seluruh Kampus di Sultra

Bawaslu berharap pemahaman mengenai demokrasi yang berintegritas tidak berhenti di lingkungan UHO saja. Para mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan ini diharapkan mampu menyebarluaskan informasi positif kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal dan organisasi masing-masing.

"Minimal informasi yang didapatkan bisa disebarluaskan di lingkungan tempat tinggal, organisasi, maupun area bersosialisasi. Harapan kami kegiatan ini tidak berhenti di UHO saja, tetapi menjangkau seluruh kampus yang ada di Sulawesi Tenggara," kata Bahari.

Follow www.liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks