Pencarian

Cegah Stunting Sejak Dini, Calon Pengantin di Makassar Wajib Ikut Bimbingan Perkawinan

Selasa, 11 Agustus 2026 • 07:46:01 WIB
Cegah Stunting Sejak Dini, Calon Pengantin di Makassar Wajib Ikut Bimbingan Perkawinan
Calon pengantin mengikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Kecamatan Manggala, Makassar, Rabu (5/8/2026), sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.

SULAWESI TENGGARA — Menikah bukan hanya soal menyatukan dua hati, tapi juga tentang menyiapkan generasi penerus yang sehat. Di Makassar, upaya ini dimulai dari hulu: membekali calon pengantin dengan pengetahuan penting sebelum mengucap janji suci.

Makassar Bekali Calon Pengantin dengan Ilmu Penting

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak bisa dimulai setelah anak lahir. Justru, persiapan harus dimulai jauh sebelum hari pernikahan tiba.

"Pencegahan stunting dimulai dari hulu. Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan, calon pengantin dibekali pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, pemenuhan gizi, serta pentingnya mempersiapkan kehamilan yang sehat," jelasnya dalam kegiatan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Manggala, Rabu (5/8/2026).

Bekal yang Perlu Disiapkan Sebelum Menikah

Materi yang diberikan dalam bimbingan ini bukan sekadar formalitas. Ada beberapa bekal krusial yang menjadi fokus utama bagi pasangan muda.

  • Kesehatan Reproduksi: Memahami kondisi tubuh sendiri adalah langkah awal untuk merencanakan kehamilan yang sehat dan aman.
  • Perencanaan Keluarga: Pasangan diajak untuk merencanakan jarak kehamilan dan jumlah anak, sehingga kualitas pengasuhan bisa lebih optimal.
  • Pemenuhan Gizi: Pengetahuan tentang asupan nutrisi penting untuk mempersiapkan kondisi fisik ibu sebelum mengandung, yang berpengaruh besar pada tumbuh kembang janin.

Mengapa Persiapan Pranikah Sangat Krusial?

Banyak yang mengira kesehatan anak baru diperhatikan saat bayi lahir. Padahal, kualitas calon orang tua, terutama kondisi kesehatan ibu sejak sebelum hamil, sangat menentukan.

"Keluarga yang berkualitas dimulai dari pasangan yang siap. Dengan persiapan yang baik, kita ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat, cerdas, dan bebas stunting," ujar Andi Irwan.

Dengan kesiapan fisik dan mental yang matang, risiko melahirkan anak stunting bisa ditekan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak dan bangsa.

Langkah Nyata Menuju Generasi Emas

Program Bimwin ini diharapkan menjadi ruang edukasi berkelanjutan bagi calon pengantin di Makassar. Tujuannya sederhana: memastikan setiap pasangan tidak hanya siap secara sosial dan mental, tetapi juga paham betul tentang kesehatan reproduksi, gizi, dan perencanaan keluarga.

"Cegah stunting mulai dari sebelum menikah, demi mewujudkan generasi Indonesia yang berkualitas," pungkas Andi Irwan.

Bagi Sahabat Mama yang sedang mempersiapkan pernikahan, penting untuk mulai memperhatikan asupan gizi dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Kesiapan hari ini adalah fondasi kesehatan keluarga di masa depan.

Follow www.liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: heraldmakassar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks