SULAWESI TENGGARA — Indonesia kembali menegaskan posisinya di peta wisata alam global. Dua destinasi masuk dalam daftar 30 pengalaman wisata satwa liar paling menakjubkan di dunia yang disusun perusahaan perjalanan Bailey Robinson, bersaing dengan destinasi ikonik seperti trekking gorila di Rwanda hingga ekspedisi penguin kaisar di Antartika.
Daftar yang dirilis berdasarkan Wildlife Experience Index ini menilai enam faktor utama: kelangkaan satwa, keterpencilan lokasi, nilai konservasi, eksklusivitas, aksesibilitas, dan peluang melihat satwa secara langsung. Hasilnya, delapan dari sepuluh pengalaman terbaik melibatkan spesies yang terancam punah.
Di peringkat kelima, pengalaman melacak badak Jawa di Indonesia meraih skor 85 dari 100. Satwa yang dikenal sebagai salah satu mamalia paling langka di dunia ini menempatkan Indonesia di peta konservasi global.
Direktur Penjualan Bailey Robinson, Sarah Parker, menilai hubungan antara kelangkaan satwa dan keterpencilan lokasi menjadi temuan paling menarik dari indeks ini. Menurutnya, pengalaman bertemu satwa liar terbaik justru membutuhkan perjalanan lebih jauh dan eksplorasi kawasan yang lebih dalam.
"Pertemuan dengan satwa liar paling luar biasa di dunia biasanya melibatkan perjalanan lebih jauh, masuk lebih dalam ke hutan belantara, dan mengalami sesuatu yang sangat sedikit wisatawan akan pernah memiliki kesempatan untuk melihatnya," ujar Sarah.
Satu peringkat di bawahnya, pengalaman bertemu orangutan di Kalimantan meraih skor 84 dari 100. Indonesia kembali diakui sebagai rumah bagi primata yang semakin terancam keberadaannya.
Asia dan Afrika mendominasi daftar tahun ini. Selain dua destinasi Indonesia, daftar lengkap mencakup trekking gorila gunung di Rwanda atau Uganda yang memimpin dengan skor 90, ekspedisi penguin kaisar di Antartika (88,5), hingga pelacakan macan tutul salju di Ladakh atau Himalaya (88,5).
Berikut urutan lengkap pengalaman wisata satwa liar terbaik dunia versi Bailey Robinson:
Sarah menambahkan, kemewahan dalam wisata satwa liar tidak sekadar perjalanan ke tempat indah. "Bagi kami, kemewahan sejati adalah kesempatan untuk mengalami sesuatu yang langka dan bermakna, sambil melakukan perjalanan secara bertanggung jawab dan mendukung tempat-tempat serta proyek konservasi yang memungkinkan pertemuan-pertemuan ini terjadi," jelasnya.
Bagi traveler Indonesia, pengakuan ini menjadi pengingat bahwa kekayaan fauna lokal memiliki daya tarik kelas dunia. Namun, mengingat keterpencilan lokasi menjadi salah satu faktor penilaian, persiapan matang diperlukan sebelum berangkat ke habitat-habitat satwa liar tersebut. Informasi terkini mengenai akses dan kondisi lapangan dapat dikonfirmasi melalui operator tur konservasi atau dinas pariwisata setempat.