PASARWAJO — Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra memastikan hubungan kelembagaan antara eksekutif dan aparat penegak hukum tidak hanya dibangun saat ada persoalan, melainkan menjadi napas dalam pelaksanaan pemerintahan sehari-hari. Ia menilai koordinasi yang solid antarlembaga merupakan modal dasar menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayahnya.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Buton, kami ingin terus memperkuat sinergi dan kerja sama bersama Kejaksaan," kata Alvin di sela upacara yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Buton Sterry Fendy Andih tersebut.
Menurut Alvin, keamanan dan ketertiban memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran pembangunan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Tanpa stabilitas yang terjaga, berbagai program pembangunan dipastikan berjalan tidak optimal.
"Keamanan dan ketertiban merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.
Alvin berharap momen peringatan ini mampu memperkuat hubungan kelembagaan yang sudah berjalan baik, kemudian menghasilkan kerja nyata dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan di wilayah Buton.
Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 tahun ini mengusung tema "Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis". Tema tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat akan keadilan yang tidak tebang pilih.
Upacara di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Buton itu turut dihadiri Bupati Buton Tengah Dr. Azhari, Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, serta unsur Forkopimda dan jajaran instansi vertikal lainnya.
Kehadiran dua kepala daerah tetangga dalam upacara tersebut menunjukkan eratnya komunikasi antarpemerintahan di wilayah semenanjung Buton. Sinergi ini menjadi penting mengingat persoalan keamanan dan pembangunan kerap kali bersifat lintas batas administrasi.
Pemerintah Kabupaten Buton sendiri selama ini gencar membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat provinsi maupun pusat, untuk mempercepat pemerataan pembangunan di daerah yang berhadapan langsung dengan Laut Banda tersebut.