KENDARI — Kepengurusan baru KONI Kabupaten Konawe Selatan dilantik pada Kamis, 27 Agustus 2026, di Auditorium Kantor Bupati Konsel. Pelantikan ini menjadi titik awal kerja keras organisasi di bawah komando Wakil Bupati Konsel, Wahyu Ade Pratama Imran, yang ditunjuk sebagai ketua umum untuk lima tahun ke depan.
Wahyu dilantik langsung oleh Sekretaris KONI Sultra, La Sawali. Acara tersebut turut dihadiri Bupati Konsel Irham Kalenggo, Ketua DPRD Konsel Hamrin, Sekretaris Daerah Ichsan Porosi, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD.
Dengan rentang waktu kurang dari tiga bulan menuju Porprov, Wahyu tidak mau membuang waktu. Ia menginstruksikan seluruh pengurus cabang olahraga untuk segera melakukan konsolidasi dan mematangkan persiapan teknis atlet.
“Jabatan ini adalah amanah dan tanggung jawab untuk mengukir prestasi olahraga sekaligus mendukung terwujudnya Konsel Sehat, Cerdas dan Sejahtera (Setara),” ujar Wahyu dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa solidaritas antarinsan olahraga menjadi modal utama mendorong atlet tampil maksimal.
Dukungan penuh datang dari Bupati Konsel Irham Kalenggo. Ia memastikan pemerintah daerah tidak hanya hadir saat persiapan, tetapi juga memberikan apresiasi nyata setelah pertandingan usai.
“InsyaAllah selesai bertanding, hari itu juga bonusnya atlet kita dibayarkan. Kami bersama Ketua KONI benar-benar berkomitmen untuk memajukan olahraga di Konsel dan memperhatikan para atlet,” ungkap Irham. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa prestasi atlet akan dihargai setimpal.
Wahyu menyebut dukungan Bupati Irham sejak proses musyawarah hingga pelantikan menjadi energi positif bagi pengurus baru. Ia bahkan menempatkan Bupati sebagai sosok senior yang terus membimbingnya dalam menjalankan organisasi.
“Bupati merupakan kakak sekaligus orang tua saya dalam menjalankan pemerintahan dan organisasi di Konsel. Sebagai adik, bimbingan ini akan terus saya pegang teguh dalam memajukan organisasi maupun pemerintahan yang kami emban,” kata Wahyu.
Kepengurusan baru KONI Konsel kini dihadapkan pada tugas besar: memastikan kontingen yang dikirim ke Porprov Sultra 2026 benar-benar siap bersaing. Kolaborasi antara pengurus KONI, cabang olahraga, dan pemerintah daerah menjadi fondasi utama untuk membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan di Konawe Selatan.