SULAWESI TENGGARA — Olivia Rodrigo dan Olivia Dean disebut sebagai dua kandidat terkuat Album of the Year Grammy 2026, mengalahkan prediksi awal terhadap Taylor Swift, Harry Styles, dan Bruno Mars. Keduanya merupakan mantan pemenang Best New Artist yang kini bersaing dengan warna musik berbeda. Pengumuman nominasi Grammy 2026 sendiri sudah semakin dekat.
Musim penghargaan musik tahun ini berjalan tidak seperti perkiraan banyak pengamat. Nama-nama besar seperti Taylor Swift, Harry Styles, dan Bruno Mars memang merilis album dalam 12 bulan terakhir, tetapi momentum mereka dinilai tidak cukup kuat untuk mendominasi nominasi utama Grammy 2026.
Perhatian justru bergeser ke dua penyanyi berusia 20-an yang sama-sama bernama Olivia. Olivia Rodrigo dan Olivia Dean kini berada di posisi terdepan dalam perburuan Album of the Year, kategori paling bergengsi di ajang yang digelar Recording Academy tersebut.
Kinerja Raksasa Pop yang Tak Sesuai Ekspektasi
Album The Life of a Showgirl milik Taylor Swift tercatat sebagai album terlaris tercepat sepanjang sejarah. Harry Styles masih menjalani rangkaian 30 pertunjukan di Madison Square Garden yang memecahkan rekor, sementara Bruno Mars lama bertahan di puncak tangga lagu lewat singel "I Just Might" dari album The Romantic.
Meski begitu, ketiganya dinilai belum membawa antusiasme dan momentum yang biasanya mengantar seorang artis ke panggung Grammy. Ketiga nama itu memang pernah memenangi Album of the Year dalam satu dekade terakhir, tetapi capaian komersial dan kritik tahun ini dianggap tidak sekuat karya-karya terbaik mereka.
Ledakan Musik Country Jadi Ujian bagi Recording Academy
Salah satu pertanyaan besar musim Grammy kali ini adalah bagaimana Recording Academy menyikapi lonjakan popularitas musik country. Pada September lalu, untuk pertama kalinya lima posisi teratas tangga lagu singel semuanya diisi lagu country.
Ella Langley menjadi sorotan lewat "Choosin' Texas" yang memecahkan rekor bertahan paling lama di posisi nomor satu. Langley dinilai hampir pasti masuk kategori Best New Artist, tetapi Recording Academy dikenal enggan memberi penghargaan utama untuk rilisan country arus utama.
Sepanjang sejarah, hanya dua album country "mainstream" yang pernah menang Album of the Year, yakni Fearless milik Taylor Swift pada 2010 dan By the Time I Get to Phoenix milik Glen Campbell pada 1968. Kacey Musgraves menang pada 2019 lewat Golden Hour, tetapi album itu lebih condong ke alternative country ketimbang country radio.
Sejumlah Nama Besar Absen dari Kompetisi
Peta persaingan makin terbuka karena beberapa nama besar memilih menyingkir. Morgan Wallen, yang baru saja mencatat tur country dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah lewat Still the