Pencarian

Kalla Toyota Tanam 43.000 Mangrove di Pesisir Pangkep, Perkuat Garis Pantai dari Abrasi

Senin, 05 Oktober 2026 • 15:16:02 WIB
Kalla Toyota Tanam 43.000 Mangrove di Pesisir Pangkep, Perkuat Garis Pantai dari Abrasi
Bibit mangrove disiapkan untuk ditanam secara bertahap di kawasan pesisir Kelurahan Tekolabbua, Kabupaten Pangkep.

PANGKEP — Sebanyak 43.000 bibit mangrove disiapkan untuk ditanam bertahap di kawasan pesisir Kelurahan Tekolabbua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep. Penanaman perdana berlangsung Sabtu (3/10/2026) dengan melibatkan jajaran direksi Kalla Toyota dan puluhan relawan internal perusahaan.

Kawasan pesisir Pangkep dipilih karena menghadapi tekanan abrasi yang menggerus garis pantai. Pemulihan lewat mangrove dinilai menjadi salah satu cara paling langsung untuk menahan laju erosi sekaligus mengembalikan fungsi ekologis wilayah setempat.

Mengapa Pangkep Jadi Lokasi Penanaman

Chief Finance Officer Kalla Toyota, Idawaty Idrus, menyatakan kawasan Pangkep menghadapi dampak abrasi yang perlu ditangani melalui upaya pemulihan pesisir. Menurutnya, penanaman mangrove tidak hanya soal menambah vegetasi, tetapi juga memulihkan habitat yang selama ini menjadi rumah biota laut.

"Penanaman mangrove ini dapat memulihkan habitat pesisir, mencegah erosi, dan mengembalikan rumah bagi biota laut," ujarnya.

Manajemen Kalla Toyota menyebut penghijauan pesisir sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan alam. Program ini juga menjadi salah satu agenda strategis perusahaan dalam menyambut HUT KALLA ke-74.

Dukungan Instansi Lingkungan dan Kelautan

Penanaman mangrove di Tekolabbua mendapat dukungan dari DLH, Dinas Perikanan, Dinas Kelautan Pangkep, serta KPH Bulusaraung. Kepala DLH Pangkep mengapresiasi kontribusi Kalla Toyota dalam menjaga wilayah pesisir kabupaten tersebut.

Pelibatan sejumlah instansi menunjukkan program ini tidak berjalan sendiri. Dinas kelautan dan perikanan memiliki kepentingan langsung terhadap pemulihan ekosistem yang menopang kehidupan nelayan kecil di sekitar kawasan.

Dampak Ekologis dan Ekonomi bagi Warga Tekolabbua

Penanaman 43.000 mangrove diharapkan memberikan dampak ekologis dan ekonomi bagi masyarakat pesisir Tekolabbua. Selain menahan abrasi, mangrove yang tumbuh stabil bisa menjadi penopang kehidupan biota laut yang menjadi sumber penghasilan warga.

Penanaman dilakukan secara bertahap di kawasan pesisir yang sama hingga target 43.000 pohon tercapai. Belum ada keterangan resmi soal jadwal pasti penyelesaian seluruh target penanaman.

Bagi warga pesisir, keberadaan mangrove kerap dikaitkan dengan hasil tangkapan yang lebih stabil. Ekosistem mangrove menjadi tempat berkembang biak berbagai jenis ikan, udang, dan kepiting yang bernilai ekonomi bagi nelayan setempat.

Follow www.liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kendarikini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks