Pencarian

Kabut Asap Selimuti Kendari, Jarak Pandang di Bawah 5 Km pada 3 Oktober 2026

Minggu, 04 Oktober 2026 • 07:47:01 WIB
Kabut Asap Selimuti Kendari, Jarak Pandang di Bawah 5 Km pada 3 Oktober 2026
Kabut asap menyelimuti Kota Kendari dengan jarak pandang di bawah 5 kilometer pada 3 Oktober 2026.

KENDARI — Pemerintah Kota Kendari mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan setelah kabut asap terpantau menyelimuti wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Kota Kendari. Imbauan resmi itu mengacu pada pemantauan kondisi kabut asap dan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Tenggara. Pemkot meminta warga tetap tenang sambil memperketat perlindungan diri dari dampak kabut asap.

Asap Kiriman dari Papua Selatan dan Maluku

Pantauan satelit Himawari-9 menunjukkan sebaran asap yang masuk ke wilayah Sultra berasal dari luar daerah, terutama dari Papua Selatan dan Maluku. Pada 3 Oktober 2026, asap cukup tebal teramati di Kota Kendari dan sekitarnya dengan jarak pandang kurang dari 5 kilometer.

Kondisi serupa diperkirakan masih berpotensi berulang dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta mengantisipasi dampaknya, khususnya terhadap kesehatan dan aktivitas di luar ruangan.

Masker hingga Menutup Jendela: Langkah yang Diminta Pemkot

Dalam imbauannya, Pemkot Kendari mengajak masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga disarankan memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kondisi tubuh.

Ketika asap terasa semakin pekat, warga diminta menutup jendela dan pintu rumah guna mengurangi masuknya partikel asap ke dalam ruangan. Langkah itu dinilai penting karena paparan partikel udara berpotensi memengaruhi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Anak-Anak hingga Ibu Hamil Diminta Kurangi Aktivitas Luar

Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap berlangsung. Pemkot menempatkan kelompok ini sebagai prioritas perlindungan karena daya tahan tubuh mereka lebih rentan terhadap paparan asap.

Pengguna jalan raya, transportasi laut, maupun penerbangan juga diingatkan mewaspadai kemungkinan penurunan jarak pandang secara signifikan akibat kabut asap. Jarak pandang yang mengecil berisiko mengganggu keselamatan perjalanan, baik di darat maupun di perairan sekitar Kendari.

Kualitas Udara Kategori Sedang

Dari sisi kualitas udara, informasi dalam imbauan tersebut menyebutkan konsentrasi PM2,5 berada pada kategori sedang, yakni sekitar 15,5–55,4 µg/m³, terutama pada dini hari hingga sore. Angka itu menjadi acuan Pemkot Kendari dalam menyusun langkah mitigasi bagi warga.

Pemkot Kendari meminta masyarakat terus memantau perkembangan kondisi kabut asap melalui kanal resmi BMKG dan mengikuti setiap informasi maupun imbauan yang dikeluarkan.

"Tetap tenang, waspada, dan pantau informasi resmi BMKG," ungkap Kadis Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto, Minggu (04/10/2026).

Kabut asap menjadi perhatian karena selain mengganggu jarak pandang, paparan partikel udara berpotensi memengaruhi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan. Masyarakat diimbau tidak mengabaikan kondisi udara dan segera membatasi aktivitas luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat.

Follow www.liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarkendari.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks