Pencarian

OJK Sultra dan Pemkab Kolaka Utara Akselerasi Ekonomi Kakao, Salurkan Pembiayaan Rp 1,4 Miliar ke Petani

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 17:46:01 WIB
OJK Sultra dan Pemkab Kolaka Utara Akselerasi Ekonomi Kakao, Salurkan Pembiayaan Rp 1,4 Miliar ke Petani
Petani kakao mengikuti edukasi keuangan yang digelar OJK Sultra di Kolaka Utara, Selasa (29/9/2026).

KOLAKA UTARA — Rangkaian kegiatan dimulai dengan edukasi keuangan bagi 53 petani kakao pada Selasa (29/9/2026), lalu dilanjutkan penandatanganan MoU yang dihadiri 56 petani pada Rabu (30/9/2026). Kolaborasi ini melibatkan lembaga perbankan, pembiayaan, asuransi, penyuluh pertanian, kelompok tani, hingga offtaker.

Kabupaten Kolaka Utara tercatat sebagai produsen kakao terbesar di Sulawesi Tenggara dengan luas areal perkebunan 78.969 hektare dan produksi 62.260 ton per tahun. Angka itu menyumbang sekitar 61 persen dari total produksi kakao Sultra.

12 Pihak Bangun Ekosistem Close Loop dari Hulu ke Hilir

Sebanyak 12 pihak menandatangani MoU untuk membangun ekosistem close loop. Pihak yang terlibat mencakup Bank Sultra, BSI KCP Kolaka, BPR Bahteramas Kolaka Utara, PNM, Pegadaian, BPJS Ketenagakerjaan, serta asosiasi asuransi AAUI, AAJI, dan AASI.

Penyuluh pertanian, kelompok tani, dan PT Comextra Majora selaku offtaker penyerah hasil panen turut masuk dalam skema. Model ini dirancang agar petani mendapat pendampingan teknis, akses pembiayaan yang disesuaikan siklus panen, perlindungan asuransi, dan kepastian pasar.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menegaskan ukuran keberhasilan program bukan pada jumlah tanda tangan.

"Ukuran keberhasilan kita bukanlah seberapa banyak tanda tangan yang dibubuhkan hari ini, tetapi bagaimana kondisi kebun menjadi jauh lebih produktif dan dompet para petani menjadi lebih tebal pada tahun-tahun mendatang," tegas Bismi.

Bantuan Sarana Produksi dan Perlindungan Langsung Disalurkan

Pada kesempatan yang sama, pembiayaan dan perlindungan disalurkan langsung kepada petani. Bantuan sarana produksi berupa sprayer elektronik, jaring jemur, dan tabung semprot diberikan oleh Bank Sultra, BPR Bahteramas, serta PT Pegadaian.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., menyambut baik langkah OJK Sultra dan IJK. Menurutnya, program ini menjadi solusi untuk menyelamatkan petani dari cengkeraman tengkulak dan pinjaman tidak resmi berbiaya tinggi.

Kendala Pembiayaan Formal dan Risiko Cuaca Jadi Sasaran Intervensi

Sektor kakao Kolaka Utara selama ini menghadapi keterbatasan akses pembiayaan formal, risiko cuaca, hingga ancaman pinjaman tidak resmi. Skema close loop diharapkan memutus rantai masalah tersebut dengan melibatkan offtaker yang menyerap hasil panen.

Dengan luas kebun mencapai 78.969 hektare, intervensi pembiayaan yang disesuaikan siklus panen dinilai krusial bagi 28.784 keluarga petani. Kepastian pasar dari PT Comextra Majora menjadi penopang agar harga jual tidak dipermainkan tengkulak.

Follow www.liputankendari.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarkendari.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks