SULAWESI TENGGARA — Persib Bandung memastikan tiga laga kandang sepanjang Oktober 2026 digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, sementara perawatan lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) terus dikebut. Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat menargetkan GBLA kembali siap dipakai mulai November, dengan dua laga Super League dan satu AFC Champions League Two menjadi agenda wajib di markas sementara tersebut.
Keputusan memindahkan markas ini tertuang dalam keterangan resmi klub yang menyebut perawatan GBLA masih butuh waktu tambahan sebelum lapangan benar-benar memenuhi standar pertandingan. Manajemen menilai progres perawatan sudah menunjukkan perkembangan positif, namun belum cukup untuk menggelar laga kompetitif dalam waktu dekat.
Stadion Si Jalak Harupat dipilih sebagai kandang sementara karena dinilai siap menampung pertandingan level Super League maupun kompetisi Asia. Bobotoh pun diminta bersiap menyaksikan tim kesayangannya tampil di luar Bandung kota selama sebulan penuh.
Tiga Laga Kandang Persib di SJH Sepanjang Oktober
Rangkaian laga kandang di SJH dibuka dengan pertemuan melawan Dewa United pada lanjutan Super League 2026/27, 11 Oktober 2026. Tiga hari berselang, Persib menjamu wakil Vietnam, Viettel FC, di ajang AFC Champions League Two.
Laga terakhir di SJH mempertemukan Persib dengan Persik Kediri pada 18 Oktober 2026, masih di kompetisi Super League. Dua laga domestik dan satu laga Asia itu menjadi ujian tersendiri bagi Maung Bandung yang harus tampil tanpa dukungan penuh atmosfer GBLA.
November Jadi Target Kembali ke GBLA
Manajemen Persib menargetkan perawatan GBLA tuntas sepanjang Oktober. Jika kondisi lapangan sudah memenuhi standar, Persib diharapkan kembali menggelar laga kandang di GBLA mulai November 2026.
GBLA sendiri punya arti khusus bagi Persib dan para pendukungnya, terutama dari sisi atmosfer pertandingan. Manajemen menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh atas dukungan dan pengertian selama tim bermarkas sementara di SJH.
Dampak bagi Persib dan Bobotoh
Bermarkas di SJH berarti Persib harus menempuh perjalanan tambahan dari Bandung kota ke Kabupaten Bandung setiap kali menjamu lawan. Situasi ini juga mengubah ritme persiapan tim, terutama jelang laga AFC Champions League Two melawan Viettel FC.
Bagi Bobotoh, tiga laga kandang di SJH menjadi kesempatan sekaligus tantangan tersendiri. Dukungan suporter tetap dibutuhkan agar Persib bisa meraih hasil maksimal di kandang sementara, sebelum kembali ke GBLA yang selama ini menjadi benteng Maung Bandung.