KENDARI — Yusran Akbar menilai PAN tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah melimpahnya potensi sumber daya alam Sulawesi Tenggara. Menurutnya, kader partai wajib mengawal agar hasil pembangunan dan pengelolaan sumber daya daerah sampai ke masyarakat kecil. Arahan itu ia sampaikan di hadapan ratusan pengurus partai yang baru dilantik.
Pelantikan Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sultra periode 2024–2029 berlangsung di Hotel Claro Kendari. Acara itu dihadiri Gubernur Sultra dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan beserta jajaran DPP PAN.
Yusran menekankan ukuran keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup dilihat dari besarnya potensi tambang, perkebunan, maupun kelautan. Menurutnya, keberhasilan harus diukur dari seberapa besar potensi tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
Ia lalu menyoroti tiga kelompok yang dinilainya masih menunggu perhatian serius. Petani membutuhkan kepastian pasar, nelayan membutuhkan peralatan, dan pelaku UMKM butuh dukungan agar usahanya berjalan.
"Masih ada petani yang membutuhkan kepastian pasar, masih ada nelayan yang membutuhkan peralatan, dan UMKM yang butuh perhatian. Selama itu masih ada, maka pekerjaan kami belum selesai," tegas Yusran Akbar.
Di sektor kelautan, Yusran membeberkan capaian program Kampung Nelayan Merah Putih di Sultra. Program itu telah terealisasi di empat titik, salah satunya di Kabupaten Konawe dan telah diresmikan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan.
"Alhamdulillah, untuk tahun 2025 dan 2026, kampung nelayan kami sudah ada empat titik," ujarnya.
DPW PAN Sultra juga menyatakan dukungan terhadap sejumlah program prioritas nasional. Dukungan itu mencakup penguatan swasembada pangan, Koperasi Desa Berdikari, Kampung Nelayan Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan rantai pasok pangan berbasis korporasi tani.
Yusran meminta seluruh ketua DPD memperkuat persatuan kader di Sultra. Ia ingin setiap aspirasi masyarakat, baik dari wilayah daratan maupun kepulauan, mendapat tindak lanjut yang nyata.
Permintaan itu ia sampaikan langsung di hadapan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan jajaran DPP PAN. Soliditas dinilainya menjadi syarat agar program partai berjalan sampai tingkat daerah.
Mengawali sambutan, Yusran membangun suasana akrab lewat salam lintas agama dan pantun jenaka yang menyasar sejumlah tamu kehormatan. Di balik suasana santai itu, ia menyampaikan pesan politik yang tegas kepada kader.
Menutup sambutannya, Yusran kembali menyampaikan pantun sekaligus membakar semangat kader menghadapi Pemilu 2029. Ia menegaskan kemenangan PAN tidak dapat dibangun secara instan menjelang pemilu.
Menurutnya, kemenangan harus dipersiapkan sejak sekarang melalui kerja nyata dan menjaga kepercayaan masyarakat. Pesan itu disambut tepuk tangan kader dan simpatisan yang hadir.
"Bersama PAN satu komando, partai pilihan PAN aja dulu," pungkasnya.