Dinas Kelautan Wakatobi Dampingi Laboratorium UPBRL Produksi 1.500 Plantlet Bibit Rumput Laut untuk 60 Petani Binaan

Penulis: Mirza Fachri  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:14:01 WIB
Petugas laboratorium merapikan selang oksigen pada wadah plantlet bibit rumput laut di UPBRL Wakatobi.

Dinas Kelautan dan Perikanan Wakatobi mendampingi Unit Produksi Bibit Rumput Laut (UPBRL) setempat yang mampu memproduksi hingga 1.500 individu plantlet bibit rumput laut hasil kultur jaringan. Bibit jenis Eucheuma cottonii (Kappaphycus alvarezii) itu disiapkan sebagai solusi ketersediaan bibit berkualitas tinggi dan akan dibagikan kepada 60 petani binaan untuk dikembangkan. Pendampingan berlangsung di laboratorium UPBRL Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

WAKATOBI — Unit Produksi Bibit Rumput Laut (UPBRL) Wakatobi memproduksi 1.500 individu plantlet bibit rumput laut jenis Eucheuma cottonii (Kappaphycus alvarezii) melalui metode kultur jaringan. Dinas Kelautan dan Perikanan Wakatobi mendampingi proses produksi tersebut di laboratorium UPBRL.

Petugas laboratorium terlihat merapikan selang oksigen pada wadah plantlet bibit rumput laut. Bibit hasil kultur jaringan itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan bibit berkualitas tinggi bagi petani rumput laut di daerah tersebut.

1.500 Plantlet Disiapkan untuk 60 Petani Binaan

Dari total produksi tersebut, bibit rumput laut akan dibagikan kepada 60 petani binaan untuk dikembangkan. Pembagian ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan bibit unggul di tingkat petani.

Jenis Eucheuma cottonii atau Kappaphycus alvarezii dipilih karena menjadi komoditas andalan rumput laut di Wakatobi. Bibit hasil kultur jaringan diharapkan menghasilkan kualitas yang lebih seragam dibandingkan bibit konvensional.

Mengapa Kultur Jaringan Jadi Solusi Ketersediaan Bibit

Kultur jaringan memungkinkan perbanyakan bibit dalam jumlah besar dengan kualitas terkontrol. Metode ini menjawab persoalan klasik petani rumput laut yang sering kesulitan mendapatkan bibit bermutu.

Laboratorium UPBRL menjadi tempat perbanyakan bibit sebelum disalurkan ke petani. Pendampingan dinas dilakukan agar produksi plantlet berjalan sesuai standar dan hasilnya bisa langsung dimanfaatkan di tambak.

Dampak bagi Petani Rumput Laut Wakatobi

Dengan pasokan bibit yang lebih terjamin, petani binaan tidak lagi bergantung pada bibit dari luar daerah. Kualitas bibit yang lebih baik berpotensi meningkatkan hasil panen rumput laut.

Rumput laut sendiri merupakan salah satu komoditas unggulan perikanan di Sulawesi Tenggara. Wakatobi dikenal sebagai salah satu sentra budidaya rumput laut di provinsi tersebut.

Reporter: Mirza Fachri
Sumber: sultra.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top