KENDARI — Dominasi Bank Sultra di ajang Finance Sport and Art (Finspora) 2026 terbilang telak. Dari delapan cabang yang diikuti, tim bank milik pemerintah daerah ini memastikan diri keluar sebagai juara umum dengan koleksi lima medali emas dan dua medali perak.
Perhelatan yang digagas Bank Indonesia (BI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini berlangsung sejak 2 Agustus hingga penutupan di The Park Mall Kendari, Minggu (9/8/2026).
Lima medali emas dipersembahkan dari cabang badminton, tenis lapangan, fun run 5K putri, voli putri, dan tenis meja. Adapun dua medali perak diraih dari fun run 5K putra serta lomba yel-yel.
Pencapaian ini menjadi pembuktian bahwa karyawan Bank Sultra tidak hanya kompeten dalam layanan keuangan, tetapi juga punya kapasitas di bidang olahraga dan seni.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri, menyebut raihan ini merupakan buah dari kerja kolektif. Ia menegaskan bahwa para atlet berlatih dan bertanding di tengah kesibukan tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Kemenangan dan raihan predikat Juara Umum ini merupakan bukti nyata dari semangat kebersamaan, kerja keras, serta sportivitas yang dijunjung tinggi oleh seluruh karyawan Bank Sultra. Keberhasilan menyabet 5 medali emas dan 2 medali perak ini tidak lepas dari dedikasi para atlet di tengah kesibukan melayani masyarakat," ujar Andri dalam sambutannya.
Lebih dari sekadar perebutan medali, Finspora 2026 dimaknai sebagai ajang penguat kolaborasi antarlembaga jasa keuangan di Sulawesi Tenggara. Acara penutupan turut dihadiri Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sultra Arya Prabu Rizal serta jajaran pimpinan industri jasa keuangan se-Kota Kendari.
Andri menambahkan, gelar juara umum ini adalah milik semua pihak yang berkomitmen memberikan yang terbaik. "Piala bergilir yang kita terima hari ini adalah milik seluruh insan Bank Sultra yang terus berkomitmen memberikan yang terbaik, baik di bidang olahraga, seni, maupun dalam pelayanan perbankan sehari-hari," tuturnya.
Ke depan, Bank Sultra berkomitmen mempertahankan prestasi ini sekaligus terus membina bakat internal di luar bidang perbankan.